Penyimpanan baterai skala jaringan untuk proyek utilitas dan komersial: Bandingkan sistem penyimpanan dan pilih perangkat lunak BESS di BESSBASE.COM
Jelajahi basis data terverifikasi kami untuk sistem penyimpanan energi baterai pada proyek skala utilitas, komersial, dan energi terbarukan. Mesin pencari terkurasi yang membantu Anda memilih BESS optimal dan perangkat lunak EMS/BMS yang tepat guna meningkatkan bankabilitas proyek dan efisiensi operasional.
Sistem penyimpanan baterai yang baru ditambahkan
MPINarada
NESP LC CCS20 (1C / 280Ah)
Kapasitas Energi
7.44 MWh
Keluaran Daya
0.37 MW
Durasi
1 jam
WHES
PA-3.0EU IA-930 kW/1860kWh-DA10
Kapasitas Energi
1.86 MWh
Keluaran Daya
0.93 MW
Durasi
2 jam
PotisEdge
PotisBank-L6.25-AC
Kapasitas Energi
6.25 MWh
Keluaran Daya
3.44 MW
Durasi
4 jam
Capture Energy
BESS PowerBox 0.5 MW/0.55 MWh, 400 VAC
Kapasitas Energi
0.55 MWh
Keluaran Daya
0.5 MW
Durasi
1 jam
Struktur dan cara kerja BESS
Pilih salah satu bagian di bawah untuk mempelajari struktur sistem penyimpanan energi baterai.
Skema sistem dari kontainer ke jaringan
Diagram interaktif infrastruktur jaringan BESS
Pilih komponen mana pun pada diagram untuk melihat bagaimana daya DC mengalir dari sel baterai hingga ke jaringan transmisi tegangan tinggi.
Sistem Penyimpanan Energi Baterai — Pertanyaan Umum
Temukan jawaban atas pertanyaan umum tentang penyimpanan energi, perangkat lunak, dan solusi penyimpanan litium untuk tenaga surya dan energi terbarukan
Apa itu Sistem Penyimpanan Energi Baterai (SPEB)?
Sistem penyimpanan energi baterai adalah instalasi yang terdiri atas satu atau beberapa kontainer atau modul untuk menyimpan energi menggunakan baterai, yang dalam sebagian besar proyek modern umumnya memakai teknologi baterai litium (kimia LFP, NCA, dan NMC), sehingga energi yang tersimpan dapat digunakan saat dibutuhkan. Sistem ini terintegrasi dengan jaringan listrik dan semakin banyak diterapkan.
Mengapa kita memerlukan baterai skala utilitas berkapasitas besar?
Baterai skala utilitas memungkinkan penyimpanan energi terbarukan yang intermiten pada jaringan listrik, dengan menyimpan kelebihan energi yang dihasilkan pada saat produksi tinggi, seperti puncak surya di tengah hari, lalu melepaskannya ketika permintaan tinggi, seperti pada puncak beban malam. Baterai berkapasitas besar dapat menjalankan fungsi banyak unit yang lebih kecil, sering kali dengan biaya yang lebih efisien dan kinerja operasional yang lebih baik.
Bagaimana dengan proyek SPEB komersial dan industri yang lebih kecil?
Sistem penyimpanan baterai untuk aplikasi komersial dan industri skala kecil umumnya dapat diterapkan dengan cepat, karena tidak bergantung pada subsidi pemerintah atau siklus pembiayaan proyek yang panjang. Sistem ini fleksibel, didanai swasta, dan dapat diintegrasikan ke jaringan dalam hitungan minggu atau bulan, bukan tahun. Fleksibilitas ini menjadi keunggulan penting.
Mengapa sistem penyimpanan energi baterai semakin umum?
Seiring investasi semakin mengarah pada penyimpanan baterai untuk sumber energi surya dan angin, kebutuhan untuk menyimpan energi yang dihasilkan agar dapat digunakan kemudian juga meningkat. Solusi penyimpanan energi baterai memenuhi kebutuhan ini dan mendorong semakin banyaknya instalasi semacam ini.
Apa saja komponen utama sebuah SPEB?
Komponen utamanya meliputi: baterai (sel dan rack baterai) tempat energi disimpan; inverter yang mengonversi energi DC dari baterai menjadi AC; Battery Management System (BMS) yang memantau kesehatan baterai serta siklus pengisian dan pengosongan, yang pada dasarnya merupakan inti dari sistem pemantauan; serta transformator untuk menaikkan tegangan keluaran.
Apa itu perangkat lunak EMS (Energy Management System) dan mengapa penting?
Perangkat lunak EMS bertindak sebagai sistem kendali pusat untuk solusi penyimpanan energi baterai, menggunakan algoritma, sering kali diperkuat AI, dan data waktu nyata untuk mengatur pengisian dan pengosongan. Perangkat ini memaksimalkan pendapatan melalui arbitrase energi, peak shaving, dan regulasi frekuensi jaringan. Kemampuan utama meliputi: (1) optimasi dispatch baterai secara real-time, (2) integrasi dengan BMS, PCS, dan aset co-located seperti PLTS atau pengisi daya EV, (3) analitik prediktif untuk kesehatan dan keselamatan baterai, serta (4) keamanan siber.
Di mana SPEB dapat dipasang?
Penyimpanan energi dapat dipasang pada jaringan transmisi dan distribusi, sehingga dapat memasok daya saat dibutuhkan dan menyerap daya untuk pengisian ketika terdapat surplus. Sistem ini juga dapat dipasang di dekat titik beban untuk mengurangi rugi-rugi transmisi dan distribusi, seperti pada aplikasi industri ketika pemadaman dapat menimbulkan kerugian. Sistem dapat ditempatkan di dekat pembangkit surya dan angin untuk mendukung penyimpanan baterai pada pembangkit surya dan menangkap kelebihan daya secara langsung. Beberapa produsen bahkan menyediakan sistem yang dapat dipasang di pembangkit listrik termal untuk meningkatkan efisiensinya.
Bagaimana SPEB membantu penghematan biaya?
Pada jam puncak, umumnya pada sore hingga malam hari, tarif listrik lebih tinggi. Dengan sistem penyimpanan baterai, baterai dapat dioperasikan untuk melepaskan energi pada periode ini sehingga biaya dapat ditekan. Pendekatan ini sudah digunakan lintas industri untuk menurunkan biaya melalui solusi penyimpanan energi baterai.